Belajar bagaimana belajar linux
Terkadang sebagai pemula dalam menggunakan linux, kita sering dibingungkan dengan perintah – perintah dasar ataupun utiliti yang ada di dalamnya. pernggunaan linux dengan text mode biasanya menjadi pilihan karena lebih cepat. dibandingkan dengan menggunakan grafis. cuman begitu banyaknya perintah2 dasar dan programn membuat kita bingung untuk mengetik apa.. nah..kali ini kita akan belajar bagaimana cara belajar linux.. aneh. ya… hikss…
ok kita mulai saja… yang membuat linux dengan menggunakan command line menjadi lebih mudah adalah tersedianya manual cara penggunaan untuk hampir seluruh comand dasar dan program2 tertentu.. jikalau kita bingung mengetikkan perintah dan bingung opsi – opsi apa saja yang kita gunakan, kita bisa membaca manualnya..
format perintah linux secara umum seperti di bawah ini:
#perintah [option] [argumen]
terkadang kita bisa menggunakan command saja atau command dan option , command dan argumen atau kegita – tiganya. command, option dan argumen.. tergantung dari perintah apa yang kita gunakan. misalkan perintah ls
untuk melihat manual perintah ls, bisa kita lakukan dengan menggunakan perintah man namaperintah. Contoh :
#man ls
hasilnya sbb :
NAME
ls – list directory contents
SYNOPSIS
ls [OPTION]… [FILE]…
DESCRIPTION
List information about the FILEs (the current directory by default). Sort entries alphabetically if
none of -cftuvSUX nor –sort.
Mandatory arguments to long options are mandatory for short options too.
-a, –all
do not ignore entries starting with .
-A, –almost-all
do not list implied . and ..
–author
with -l, print the author of each file
-b, –escape
print octal escapes for nongraphic characters
–block-size=SIZE
use SIZE-byte blocks
-B, –ignore-backups
do not list implied entries ending with ~
-c with -lt: sort by, and show, ctime (time of last modification of file status information)
with -l: show ctime and sort by name otherwise: sort by ctime
-C list entries by columns
–color[=WHEN]
control whether color is used to distinguish file types. WHEN may be `never’, `always’, or
`auto’
-d, –directory
perhatikan text berikut :
ls – list directory contents
bagian tersebut menjelaskan tentang deskripsi singkat perintah ls. kalo kita indonesiakan, artinya, kira2, menampilkan isi direktori… jadi, perintah ls adalah perintah untuk menampilkan isi direktori dan untuk melihat identitas file.
kalau kita perhatikan pada bagian
SYNOPSIS
ls [OPTION]… [FILE]…
itu adalah cara penggunaan perintah ls
huruf kecil menandakan nama perintahnya. dan ini baku. perhatikan [OPTION]…diketik dengan huruf besar artinya bisa diganti – ganti dengan option sesuai yang tertulis di manual. kemudian diapit oleh tanda [] artinya sifatnya opsional. boleh ditulis, dan boleh tidak. dan tanda … itu artinya, optionnya boleh lebih dari satu. Kemudian [FILE]… adalah nama file atau direktori. Karena diapit oleh karakter [] artinya sifatnya opsional. boleh ditulis boleh juga tidak. dan jumlahnya boleh ditulis lebih dari satu, dipisahkan dengan tanda spasi. berikut ini adalah contoh penggunaan perintah ls.
#ls
perintah di atas akan menghasilkan isi direktori aktual, dimana kita berada saat menjalankan perintah tersebut. misalkan, kita berada di direktori /home. maka hasilnya adalah isi direktori /home . contoh yang lain :
#ls -a
perintah diatas, menuliskan option. option biasanya ditandai dengan tanda - . -a artinya menampilkan seluruh isi folder termasuk yang hidden. perhatikan pada bagian
-a, –all
do not ignore entries starting with .
mengingat format option adalah [OPTION]… artinya, bisa dituliskan lebih dari satu. contoh :
#ls -a -l -h
atau dapat juga ditulis sbb:
#ls -alh
perintah di atas akan hasilnya adalah sbb :
drwxr-xr-x 2 inixindo users 104 2008-01-09 07:41 .wapi
-rw-r–r– 1 inixindo users 323K 2007-11-29 22:02 workshopatmajaya.pdf
-rw——- 1 inixindo users 53 2008-02-29 17:41 .Xauthority
-rw-r–r– 1 inixindo users 193 2007-11-28 22:26 .xcompmgrrc
-rw-r–r– 1 inixindo users 7.8K 2007-11-28 22:03 .xcoralrc
drwxr-xr-x 2 inixindo users 20 2007-11-28 22:03 .xemacs
hasilnya adalah menampilkan semua isi direktori, termasuk yang hidden (option -a) , ditampilkan secara list (option -l) dan dalam format humanreadable (option -h).
perintah ls bisa juga ditulis sbb :
#ls /home
/home adalah direktori yang ingin dilihat. kita lihat lagi bahwa, formatnya, [FILE]… artinya, dapat ditulis lebih dari satu, dipisahkan oleh spasi. contoh :
#ls /home /etc /tmp
perintah diatas, akan menampilkan isi direktori /home /etc dan /tmp secara bersamaan.
karena, format perintah ls adalah ls [OPTION]… [FILE]… artinya kita dapat menggabungkan perintah, option dan argumen sekaligus. contoh :
#ls -al /home /etc /tmp
gimana ? ngerti kan ?
intinya, kalo mau tau menggunakan perintah linux, bacalah manualnya..
contoh yang lain adalah perintah mkdir
coba baca manualnya terlebih dahulu :
#man mkdir
hasilnya adalah sbb :
NAME
mkdir – make directories
SYNOPSIS
mkdir [OPTION] DIRECTORY…
DESCRIPTION
Create the DIRECTORY(ies), if they do not already exist.
Mandatory arguments to long options are mandatory for short options too.
-m, –mode=MODE
set file mode (as in chmod), not a=rwx – umask
-p, –parents
no error if existing, make parent directories as needed
-v, –verbose
print a message for each created directory
–help display this help and exit
–version
output version information and exit
perhatikan pada bagian berikut :
mkdir – make directories
perintah mkdir adalah perintah yang digunakan untuk membuat directory atau folder. kemudian perhatikan cara menggunakannya :
mkdir [OPTION] DIRECTORY…
[OPTION] diapit oleh tanda [] artinya, boleh ditulis dan boleh juga tidak tetapi kalo ditulis, hanya satu saja. karena tidak ada tanda … setelahnya. kemudian DIRECTORY…haruslah ditulis karena tidak besifat opsional (tidak diapit oleh tanda []) dan boleh ditulis lebih dari satu (karena ada tanda … setelahnya), dipisahkan dengan spasi. cohtoh :
#mkdir direktori1
perintah di atas akan membuat sebuah direktori baru bernama direktori1. contoh yang lain,
#mkdir direktori2 direktori3 data musik
perintah di atas akan membuat direktori bernama direktori2, direktori3, data dan direktori musik secara bersamaan. tentunya hal ini tidak bisa kita lakukan dengan menggunakan mode grafis.
contoh lain
#mkdir -p bunga/mawar/merah sate/madura laporan
perintah diatas terdiri dari nama perintah yaitu mkdir option -p dan tiga buah argumen masing masing bunga/mawar/merah, sate/madura, dan laporan
perintah di atas menggunaka opton -p. berikut ini adalah keterangan dari manualnya.
-p, –parents
no error if existing, make parent directories as needed
perintah di atas akan membuat direktori merah yang berada di bawah direktori mawar dan direktori mawar, berada di dalam direktori bunga. jika direktori bunga dan mawar belum pernah ada, maka secara otomatis akan dibuatkan. hal ini dikarenakan kita menggunakan option -p. selain itu perintah di atas, akan membuat lagi sebuah direktori madura di dalam direktori sate. jika direktori sate sebelumnya belum pernah ada, maka otomatis akan dibuatkan. selain itu, akan dibuat satu lagi direktori yaitu laporan
disinilah letak ‘kesaktian’ command line dibandingkan menggunakan grafis. untuk melakukan hal seperti di atas jika menggunakan mode grafis, akan butuh waktu lebih lama. sedangkan dengan command line, dapat dilakukan dengan satu baris perintah dan satu kali menekan tombol ENTER. dan tentunya tanpa memegang dan memencet tikus (baca: mouse komputer)
so, jangan segan – segan menggunakan command line di linux. memang awalnya lebih ribet tetapi kalo sudah terbiasa, waktu yang dibutuhkan akan lebih cepat untuk mengerjakan sesuatu. dan kalo anda berfikir command line itu susah, hm.. kayaknya gk deh… kan sudah ada manualnya.. tinggal baca, pakek..
doez said,
Wrote on August 25, 2008 @ 11:37 am
thanks BOOS inforamasinya
amsuri said,
Wrote on August 30, 2008 @ 6:41 pm
terima kasih untuk pencerahannya!!!!