Setting Logical Volume Manager (LVM) di Linux
Kadang kala, ketika kita menginstall system untuk skala besar, dibutuhkan space yang besar pula untuk menampung data. yang menjadi permasalahan adalah, ketika space harddisk, tidak mencukupi kebutuhan data kita. solusinya adlah dengan menggabungkan beberapa harddisk menjadi satu logical volume.
Misalkan. Sebuah sistem operasi linux membutuhkan space untuk /home sebesar 20TB(Tera Byte. 1 Terabyte = 1024 GB). Sedangkan maximum kapasistas Harddisk biasanya sampe 400GB. oleh karena itu kita bisa menggabungkan sekitar kurang lebih 50 Harddisk berukurang 400GB. Untuk melakukan hal tersebut, kita bisa menggunakan teknologi LVM yang sudah terinclude dalam sistem operasi linux. Pada percobaan yang saya lakukan, saya menggunakan sistem operasi linux Fedora 8 yang sudah mengikutkan software LVM versi 2.
Sebelum saya mulai, ada beberapa kata kunci yang perlu kita ketahui terlebih dahulu
Physical Volume = Partisi atau Harddisk yang akan diikutkan dalam LVM.
Volume Group = Gabungan Beberapa Partisi atau Harddisk yang dikelompokkan menjadi 1 Group.
Logical Volume = Bagian atau Partisi atau Volume Group.
Contoh kasus kali ini adalah saya menginginkan sebuah folder /data memiliki ukuran 22Gb. sedangkan saya mempunyai 2 buah harddisk. harddisk pertama (/dev/sda) ukurannya 20Gb dan harddisk yang kedua(/dev/sdb) sisanya tinggal 5Gb. Oleh karena itu, saya akan menggabungkan sisa space 5Gb (/dev/sdb) dengan harddisk yang 20Gb(/dev/sda). dan akan diletakkan mount pointnya pada directory /data/.
Berikut ini adalah skema partisi harddisk saya.
[root@instruktur ~]# fdisk -l
Disk /dev/sda: 20.4 GB, 20490559488 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 2491 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x00000000
Disk /dev/sda doesn't contain a valid partition table
Disk /dev/sdb: 40.0 GB, 40020664320 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 4865 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0xdd1ddd1d
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdb1 * 1 13 104391 83 Linux
/dev/sdb2 14 650 5116702+ 83 Linux
/dev/sdb3 651 781 1052257+ 82 Linux swap / Solaris
/dev/sdb4 782 4865 32804730 5 Extended
/dev/sdb5 782 1418 5116671 83 Linux
/dev/sdb6 1419 2055 5116671 83 Linux
/dev/sdb7 2056 2664 4891761 83 Linux
Yang akan saya lakukan adalah menggabungkan partisi /dev/sdb7 yang berukuran 5Gb dengan /dev/sda yagn berukuran 20Gb.
Langkah pertama adalah menjadikan partisi /dev/sdb7 dan /dev/sda sebagai Physical Volume dengan cara sbb:
[root@instruktur ~]# pvcreate /dev/sda
Physical volume "/dev/sda" successfully created
[root@instruktur ~]# pvcreate /dev/sdb7
Physical volume "/dev/sdb7" successfully created
Kemudian saya pastikan kalau partisi dan harddisk tadi sudah dijadikan sebagai Phisycal volume dengan cara sbb :
[root@instruktur ~]# pvs
PV VG Fmt Attr PSize PFree
/dev/sda lvm2 -- 19.08G 19.08G
/dev/sdb7 lvm2 -- 4.67G 4.67G
Langkah berikutnya adalah dengan membuat Volume Group. Volume Group disini merupakan gabungan dari kedua Physical Volume tadi (/dev/sda dan /dev/sdb7). Berikut ini adalah cara membuat Volume group.
[root@instruktur ~]# vgcreate vg1 /dev/sda /dev/sdb7
Volume group "vg1" successfully created
Perintah di atas akan membuat sebuah volume group dengan nama vg1 dengan beranggotakan /dev/sda dan /dev/sdb7. Untuk mengecek group yang sudah dibuat, dapat dilakukan dengan command sbb :
[root@instruktur ~]# vgs
VG #PV #LV #SN Attr VSize VFree
vg1 2 0 0 wz--n- 23.75G 23.75G
dari keterangan di atas, dapat kita lihat bahwa ukuran Volume Group vg1 adalah 23Gb. Langkah berikutnya adalah membuat Logical Volume. Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, Logical Volume adalah bagian / partisi dari Volume Group. Satu Volume Group dapat terdiri dari beberapa Logical Volume. Untuk membuat Logical Volume dengan ukuran 22Gb, dapat dilakukan dengan command sbb :
[root@instruktur ~]# lvcreate -L 22G -n mylv vg1
Logical volume "mylv" created
Untuk melihat Logical Volume yang sudah dibuat, dapat dilakukan dengan command sbb :
[root@instruktur ~]# lvs
LV VG Attr LSize Origin Snap% Move Log Copy%
mylv vg1 -wi-a- 22.00G
Langkah berikutnya memformat logical volume dengan filesystem ext3 dengan command sbb :
[root@instruktur ~]# mkfs.ext3 /dev/vg1/mylv
mke2fs 1.40.2 (12-Jul-2007)
Filesystem label=
OS type: Linux
Block size=4096 (log=2)
Fragment size=4096 (log=2)
2883584 inodes, 5767168 blocks
288358 blocks (5.00%) reserved for the super user
First data block=0
Maximum filesystem blocks=0
176 block groups
32768 blocks per group, 32768 fragments per group
16384 inodes per group
Superblock backups stored on blocks:
32768, 98304, 163840, 229376, 294912, 819200, 884736, 1605632, 2654208,
4096000
Writing inode tables: done
Creating journal (32768 blocks): done
Writing superblocks and filesystem accounting information: done
This filesystem will be automatically checked every 28 mounts or
180 days, whichever comes first. Use tune2fs -c or -i to override.
Untuk memformat, dapat dilakukan dengan perintah mkfs.ext3. kemudian nama devicenya adalah /dev/vg1/mylv. Dimana vg1 adalah nama Volume Group dan mylv adalah nama Logical Volume.
Setelah memformat, langkah berikutnya adalah membuat directory /data dan melakukan mount filesystem.
[root@instruktur ~]# mkdir /data
[root@instruktur ~]# mount /dev/vg1/mylv /data/
Kemudian periksa hasilnya
[root@instruktur ~]# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sdb2 4.8G 524M 4.0G 12% /
/dev/sdb6 4.8G 3.8G 737M 84% /usr
tmpfs 252M 0 252M 0% /dev/shm
/dev/mapper/vg1-mylv 22G 173M 21G 1% /data
hm.. saya sudah mempunyai sebuah directory /data dengan ukuran 22G.
MENGUBAH UKURAN LVM
Jika ingin menambahkan ukuran direktory /data , ini dapat dilakukan dengan menambahkan partisi atau harddisk baru ke dalam volume group. kemudian memperbesar ukuran logical volume dan mengubah ukurannya. berikut ini adalah langkah – langkahnya.
Menambahkan partisi /dev/sdb8 ke dalam volume grou vg1. Pertama kali, jadikan partisi /dev/sdb8 sebagai physical volume.
[root@instruktur ~]# pvcreate /dev/sdb8
Physical volume "/dev/sdb8" successfully created
Kemudian masukkan /dev/sdb8 sebagai anggota dari volume group vg1.
[root@instruktur ~]# vgextend vg1 /dev/sdb8
Volume group "vg1" successfully extended
Tambah ukuran Logical volume mylv dari ukuran sebelumnya ditambah 5Gb.
[root@instruktur ~]# lvextend -L +5G /dev/vg1/mylv
Extending logical volume mylv to 27.00 GB
Logical volume mylv successfully resized
Kemudian langkah terakhir adalah melepas mount point, jalankan scandisk, aktifkan ukuran yang baru kemudian di mount kembali ke /data
[root@instruktur ~]# umount /data/
[root@instruktur ~]# e2fsck -f /dev/vg1/mylv
e2fsck 1.40.2 (12-Jul-2007)
Pass 1: Checking inodes, blocks, and sizes
Pass 2: Checking directory structure
Pass 3: Checking directory connectivity
Pass 4: Checking reference counts
Pass 5: Checking group summary information
/dev/vg1/mylv: 11/2883584 files (9.1% non-contiguous), 134547/5767168 blocks
[root@instruktur ~]# resize2fs /dev/vg1/mylv
resize2fs 1.40.2 (12-Jul-2007)
Resizing the filesystem on /dev/vg1/mylv to 7077888 (4k) blocks.
The filesystem on /dev/vg1/mylv is now 7077888 blocks long.
dan hasilnya…
[root@instruktur ~]# mount /dev/vg1/mylv /data/
[root@instruktur ~]# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sdb2 4.8G 524M 4.0G 12% /
/dev/sdb6 4.8G 3.8G 737M 84% /usr
tmpfs 252M 0 252M 0% /dev/shm
/dev/mapper/vg1-mylv 27G 173M 26G 1% /data
sekarang saya sudah memiliki directory /data yang berukuran 27G yang merupakan gabungan dari 3 buah partisi yang berbeda.
Untuk membuat supaya /data tetap dimount ke /dev/vg1/mylv walaupun komputer restart, tambahkan baris berikut apda file /etc/fstab
/dev/vg1/mylv /data ext3 defaults 1 2
MENGHAPUS LOGICAL VOLUME, VOLUME GROUP DAN PHYSICAL VOLUME.
untuk menghapus logical volume
[root@instruktur ~]# umount /data/
[root@instruktur ~]# lvremove /dev/vg1/mylv
Do you really want to remove active logical volume "mylv"? [y/n]: y
Logical volume "mylv" successfully removed
untuk menghapus volume group
[root@instruktur ~]# vgremove vg1
Volume group "vg1" successfully removed
untuk menghapus physical volume
[root@instruktur ~]# pvremove /dev/sda
Labels on physical volume "/dev/sda" successfully wiped
[root@instruktur ~]# pvremove /dev/sdb7
Labels on physical volume "/dev/sdb7" successfully wiped
[root@instruktur ~]# pvremove /dev/sdb8
Labels on physical volume "/dev/sdb8" successfully wiped
Referensi :
Mulki said,
Wrote on August 19, 2008 @ 7:48 am
asli keren bgt tuh linux, pengen mount partisi, create, delete, edit ga usah pake tools lagi..
Maju terus linux, mksh mas atas ilmunya..
Thohir said,
Wrote on November 22, 2008 @ 12:23 pm
Emang mantaplah pak Instruktur ini
Ga sia2 Sertifikatnya
Fredrik said,
Wrote on January 12, 2009 @ 1:34 am
Hallo mas Firman, apa kabar?
Saya mau tanya, seandainya saya ingin merubah ukuran partisi dari sebuah system yang sudah berjalan, mungkinkah perubahan itu bisa dilakukan tanpa harus kehilangan data yang sudah terlanjur tersimpan?
terima kasih ya mas….
Salam dari salatiga
Irjam said,
Wrote on October 2, 2009 @ 11:08 pm
Top tips..